Selamat datang teman2 semua. Thanks udah mau mampir ke blog ini. Sorry klo isinya cuma keluh kesah dan cerita2 gak menarik. Maklum masih baru dalam hal tulis menulis!

Friday, November 11, 2011

Untuk Putri, semoga lekas sembuh

JAKARTA -  Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, saat menjenguk bocah penderita Guillain Barre Syndrome (GBS) Shafa Azalia (4) di Rumah Sakit St Caroulus, Jakarta. Menurutnya, penyakit tersebut sangat langka dan jarang ditemukan di Indonesia.
        “Di dunia itu setahun 1-2 kasus penyakit ini. Dari 100 ribu orang, ada 1-2 kasus. Penyakit ini sebenarnya sudah ditengarai yang ditemukan tahun 1859. Dan baru tahun 1916", tuturnya, Senin (1/8/2011).

Adakah obat untuk penyakit ini?
          Obat nya hanya ada 1 macam yaitu GAMAMUNE ( Imuno globuline ) yang harganya 4jt – 4,5 jt rupiah /botol biasanya obat ini diinfuskan kepasien dg jumlah yang dihitung dari berat badan, untuk lebih jelas nya tanya ke dokter, contoh kasus yang dialami Deya dg berat badan pada saat sakit waktu itu 58 KG deya menghabiskan obat ini sebanyak 20 botol, ( 5 botol / hari).

         Dan siapa yang menyangka bahwa teman kami sendiri, Putri Kharisma Dewi (19 th), mahasiswi FKG Unej asal Probolinggo divonis mengidap penyakit GBS.

         Terkujur lemah, awalnya ia merasa tidak bisa berkedip secara reflek, tangan tidak bisa menggenggam keras, dan lidah terasa kaku. Dirawat 3 hari di RSU Dr Soebandi Jember, kondisinya belum membaik. Mata yang terbuka ketika tidur, kepala yang tidak bisa digerakkan, buang ludah pun dibantu dengan tangan ibunya. Sungguh sedih melihat teman kami yang berprestasi menjadi tak berdaya seperti itu.

          Akhirnya,agar mendapat pemeriksaan lebih lanjut yang akurat, dia dirujuk ke  RSUD DR Sutomo, Jln. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 6 – 8 Surabaya. Dari sana, kami mendapat kabar, bahwa Putri positif terkena GBS.

Teman yang ceria ini kini hanya bisa terdiam,
Teman kita butuh dukungan dari kita semua, agar tetap tabah dan bersabar atas apa yang di deritanya saat ini
Agar putri cepat sembuh dan kembali beraktivitas lagi
Maka, Bukan hanya doa, dukungan moril pun dibutuhkan untuk menguatkan putri.
Biaya pengobatan yg sangat tinggi, membuat kami tergugah untuk menggalang dana bersama.


Bagi Teman-teman, bapak, ibu sekalian yang mau turut membantu dengan dana, bisa melalui rekening :
BCA : 2010309851 a.n Dio Ariestanto
BRI : 4883-01-009156-53-5 a.n Syamsinar
CP/Konfirm ke Dio: 081358590280

"Semoga kebaikan tulus anda dibalas oleh Yang Maha Pemberi Kesembuhan.. Amiin."

For more information, please visit :
  • http://goresantangan-nandafnita.blogspot.com/2011/11/gerakan-peduli-untuk-penderita-gbs.html
  • http://www.facebook.com/pages/GERAKAN-PEDULI-PUTRI-KD-PENDERITA-GBS/308267865850795
INI BUKAN PENIPUAN.
Untuk keterangan apakah benar Putri Kharisma Dewi (19 th) merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Uiversitas Jember, silakan menghubungi nomor yang tertera di situs resmi Universitas Jember.

NOTE:
Putri adalah adik kelasku di FKG UNEJ. Ini adalah langkah2 yang dilakukan sebagai rasa solidaritas temen2 Putri Kharisma Dewi. Saya disini hanya sebagai penyalur informasi. Mudah2an lewat "GERAKAN PEDULI "PUTRI KD" PENDERITA GBS (Guillain Barre Syndrome)", bisa sedikit membantu keluarga korban.


Bila berkenan, informasi ini bisa disebarkanluaskan.


"Lekas sembuh Putri. Kami disini akan selalu berdoa untuk kesehatanmu."

    Pages